Kain tenun ikat adalah kain tenun yang pembuatan motifnya menggunakan teknik ikat. Teknik ikat dilakukan dengan bagian-bagian tertentu dari benang, dengan maksud agar bagian-bagian yang terikat itu tidak terwarnai ketika benang dimasukkan kedalam cairan pewarna. Bagian-bagian yang diikat telah diperhitungkan sedemikian rupa, sehingga setelah ditenun akan membetuk motif-motif yang sesuai dengan yang diinginkan.
Berdasarkan bagian benang yang diikat, tenun ikat dapat dibedakan ke dalam tiga jenis:
• Tenun Ikat Lungsin
Kain tenun ikat ini dinamakan lungsin, karena motif-motifnya dibuat dengan mengikat bagian-bagian benang lungsin/vertical dalam proses pewarnaan.
• Tenun Ikat Pakan.
Jenis kain tenun ikat yang motif-motifnya dibuat dengan mengikat bagian benang pakan/horizontal dalam proses pewarnaan.
• Tenun Ikat Ganda atau Gringsing.
Jenis tenun ikat ini adalah jenis yang paling sulit pembuatannya. Hal ini disebabkan bagian benang, baik benang lungsin/vertical maupun benang pakan/horizontal, keduanya diikat dan dicelupkan kedalam zat pewarna.